Rahma El Yunusiyah, Sang Inisiator dan Reformator Pendidikan Islam khusus Perempuan Pertama di Indonesia dan Dunia
- calendar_month 4 jam yang lalu

Kondisi lingkungan dan pendidikan religius yang kental, menjadikan sosok Rahma padusi(perempuan) Minang yang berkemauan kuat, tegas, bermental baja dan senang belajar hal-hal yang baru.
Beliau dididik langsung oleh 2 lelaki hebat yaitu ayahnya dan abang kandungnya Zainuddin Iqbal El – Yunusy pendiri Diniyah School, dimana Rahma bersekolah. Dari sekolah inilah muncul kegelisahan dan kehawatiran Rahma terhadap minimnya ilmu yang membahas tentang perempuan secara khusus dan bercampur baurnya interaksi pelajar laki-laki dan perempuan. Yang menimbulkan gagasan dan ide Rahma untuk membuat Sekolah khusus Perempuan.
Akhirnya Rahma dengan kesungguhan, tekad dan visi yang besar bagi kaumnya belajar lebih mendalam tentang Fiqih Wanita kepada Ulama Abdul Kari Amrullah di Surau Jembatan Besi. Dengan kegelisahan yang terus memuncak akhirnya Rahma mendiskusikan dengan abang kandungnya tentang keinginannya mendirikan dan mengajar khusus sekolah Perempuan dengan pernyataannya yang mampu mewujudkan impian dan harapan kaumnya. “Kalau saya tidak mulai dari sekarang, maka kaum wanita akan tetap terbelakang, saya harus mulai dan saya yakin akan banyak pengorbanan yang dituntut dari diri saya. Jika kakanda bisa,, kenapa saya tidak bisa? Jika pria bisa, kenapa perempuan tidak bisa?”
Dengan tekad kuat ini pada 1 November 1923 berdirilah sekolah Islam pertama di Indonesia yang bernama Diniyyah Putri yang kemudian menjadi inspirasi dari universitas Al Azhar membuka Kulliyatul lin Banat, dan memberikan Rahma gelar kehormatan pertama di dunia kepada seorang perempuan “Syeikah”.
Saat ini kita bisa melihat kemajuan dan pesatnya Sekolah Khusus Perempuan yang didirikan oleh Rahma bernama Sekolah Diniyah Putri Padang Panjang.
Yang jenjang pendidikannya dimulai dari Paud hingga Perguruan Tinggi dengan pakaian khas para santrinya yaitu khimar lilik yang lebar.
Rahma dengan caranya menjadikan emansipasi wanita yang religius, berilmu pengetahuan, dan berketerampilan sebagai calon istri dan Ibu bagi madrasah pertama anak-anaknya.
- Penulis: Nova Rianti Melza


